Mantan pemain Manchester United, Patrice Evra mengaku sedih melihat kondisi timnya saat ini. Evra menilai Setan Merah saat ini sudah tidak lagi ditakuti oleh klub-klub di Inggris.

Di abad 21, Manchester United bisa dikatakan menjadi tim tersukses di Inggris.Di bawah kepemimpinan Sir Alex Ferguson, Setan Merah meraih banyak kesuksesan baik di level domestik maupun di level Eropa.

Namun sejak pelatih legendaris itu pensiun, United terombang-ambing. Mereka kesulitan untuk menjadi penantang gelar yang serius, di mana prestasi terbaik mereka hanya menjadi runner up di era Jose Mourinho.

Evra menyebut bahwa saat ini banyak tim yang tidak lagi takut terhadap United. “Minggu lalu, kami bermain melawan Leicester dan banyak orang mengatakan bahwa pertandingan itu akan sulit bagi kami karena mereka tengah berada dalam kondisi yang bagus,” ujar Evra di situs resmi Manchester United.

Ia menilai bahwa United seharusnya ditakuti oleh tim-tim seperti Leicester, namun kenyataannya tidak demikian.

“Saat ini tidak ada tim yang menghormati Manchester United. Saya ingin orang-orang kembali takut kepada tim ini, dan para pemain kami harus bermain dengan lebih baik lagi untuk memenangkan pertandingan ini.”

Besok, Manchester United akan berhadapan dengan mantan klub Evra lainnya, West Ham United. Evra berharap United mampu unjuk kebolehan di laga ini.

“Saya tahu tidak mudah bermain di kandang West Ham, itu adalah tempat yang sulit ditaklukan. Namun saya ingin para pemain harus menyadari betapa pentingnya bermain untuk United saat mereka di atas lapangan.”

“Saya ingin tim ini kembali arogan, dan meski pertandingan nanti akan sulit, orang-orang harus memahami bahwa kami adalah Manchester United. Saya benar-benar kesal mendengarkan orang-orang meremehkan United, seakan-akan tim ini tim yang remeh.” ia menandaskan.

Manchester United wajib hukumnya meraih poin penuh di pertandingan melawan West Ham nanti.

Jika mereka gagal meraih poin penuh, maka mereka kemungkinan terdepak dari posisi empat besar EPL.