Gelandang baru Persebaya Surabaya, Aryn Williams, memang belum berkesempatan tampil dalam pertandingan resmi. Namun, pemain asal Australia itu terus menyiapkan diri menyongsong laga debut yang kemungkinan terjadi pada putaran kedua Shopee Liga 1 2019.

Sejauh ini, belum terlihat bagaimana Aryn Williams akan membantu lini tengah Persebaya.

Di sisi lain, dia memiliki pemain idola yang dijadikan sebagai rujukan atau cukup memengaruhinya dalam gaya bermain.

Ada dua pemain yang disebutnya. Satu di antaranya masih berkarier saat ini, sedangkan satu lagu sudah pensiun dan kini telah menjadi pelatih.

“Saya merasa mengikuti Lucas Torreira atau (Gennaro) Gattuso,” kata Williams.

Lucas Torreira adalah gelandang bertahan asal Uruguay yang membela Arsenal sejak musim lalu. Dia dikenal sebagai pemain yang berjuang mati-matian merebut bola dari lawan dengan kepiawaiannya dalam winning ball.

Sementara Gattuso merupakan gelandang pertarung asal Italia, yang ikut menjuarai Piala Dunia 2006. Dia dikenal sebagai pemain andalan AC Milan selama 13 tahun, pada 1999-2012. Pria berusia 41 tahun itu pernah menjadi pelatih Milan.

Gattuso merupakan tipe gelandang bertahan yang juga bekerja merebut bola dari kaki lawan. Semasa bermain, dia meredam upaya lawan dalam membangun serangan sebelum akhirnya merangsek ke pertahanan timnya.

Williams mengaku memiliki gaya bermain campuran antara box-to-box midfielder dan deep-lying midfielder. Hal itu berarti dia juga punya kemampuan membagi bola. Tetapi, pemain berusia 25 tahun itu juga bisa diturunkan sebagai stoper.

“Saya suka mencampur keduanya. Saat dalam tekanan, saya akan ke belakang dan membantu pertahanan. Tapi, kadang harus juga harus menyilang (ikut menyerang) dengan melepas tembakan, dari tepi kotak penalti,” ucap Williams.

Saat ini belum ada kepastian Williams akan turun bermain secara resmi. Penyebabnya, slot pemain asing Persebaya telah penuh diisi David da Silva, Manuchehr Jalilov, Damian Lizio, dan Otavio Dutra.

Williams bisa didaftarkan sebagai pemain asing jika Persebaya mencoret satu dari empat nama itu. Atau, Dutra yang tengah dalam proses naturalisasi telah resmi menjadi WNI. Hanya, manajemen Persebaya masih bungkam kepada awak media saat ditanya mengenai hal ini.