Arema FC mengincar kemenangan untuk menutup laga kandang terakhir putaran pertama Shopee Liga 1 2019. Singo Edan bakal mengerahkan segalanya untuk mengalahkan sang tamu, PSIS Semarang, Sabtu (31/8/2019) malam WIB.

PSIS sedang mengalami penurunan. Mereka belum meraih kemenangan dalam enam laga terakhir. Sementara, Arema bernafsu memetik tiga poin setelah pulang dengan kekalahan ketika melawat ke markas Bali United pekan lalu (24/8/2019).

Pelatih Arema, Milomir Seslija ingin menjaga kans untuk bersaing di papan atas. Arema belum aman di posisi keempat jika mereka gagal meraih kemenangan melawan PSIS.

Sebenarnya Arema punya satu tabungan pertandingan lainnya, yakni laga tunda melawan PSM Makassar. Tapi, laga itu dilangsungkan di Makassar dan saat ini belum dipastikan jadwal barunya.

“Sekarang kami serius untuk menjaga momentum agar tetap di papan atas. Tapi laga ini tidak akan mudah. Jangan dilihat PSIS sedang dalam kondisi kurang bagus karena lama tidak meraih kemenangan. Mereka pasti ingin bangkit. Saya menganalisis, tim ini juga punya serangan balik yang bagus,” jelas Milo.

Hanya, Arema tidak bisa tampil dengan komposisi tim terbaik. Bek kiri Ahmad Alfarizi belum bisa turun karena cedera. Selain itu masih ada beberapa pemain yang dalam proses pemulihan.

“Akan ada perubahan dalam starting eleven. Tapi rotasi itu dilakukan bukan karena ada pemain yang melakukan kesalahan di laga sebelumnya. Karena jika kami kemasukan, itu bukan kesalahan satu pemain. Kami main secara tim, bertahan dan menyerang bersama,” sambungnya.

Dalam laga ini, pemain Arema FC diprediksi akan mendapat dukungan besar dari Aremania. Sebelum pertandingan ada prosesi pengibaran bendera merah putih raksasa di lapangan. Momen ini untuk menutup laga kandang putaran pertama sekaligus perayaan HUT RI ke-74.

PSIS Semarang tak mau kembali tumbang. Kekalahan dari Madura United pada laga sebelumnya, sudah cukup menjadi tamparan keras.

Mahesa Jenar memiliki kans untuk menghentikan tren negatif karena dalam kondisi yang cukup prima. Anak asuh Bambang Nurdiansyah memiliki masa rehat sepekan terakhir, atau sama dengan Arema FC.

Pemain PSIS yang menjadi langganan starting eleven, tidak ada yang absen baik cedera atau akumulasi kartu.

PSIS juga mendapat tambahan amunisi, yakni striker asal Brasil, Claudir Marini Jr. yang sudah pulih dari cedera panjang. Dirinya akan bermain sejak menit pertama sekaligus debutnya di Liga 1.

“Sebenarnya saya masih ada di tengah jalan bersama PSIS. Baru tiga pertandingan tim ini saya pegang. Jadi tidak punya banyak waktu selain membenahi segi mental yang paling krusial,” kata pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah.

Banur telah mengevaluasi kekalahan telak tiga gol tanpa balas PSIS dari Madura United (24/8/2019). Ia menyoroti kurang maksimalnya transisi permainan PSIS baik ketika menyerang maupun bertahan.

Sementara itu, gelandang jangkar PSIS, Heru Setyawan menggelorakan semangat untuk rekan-rekannya untuk menghadapi Arema.

“Secara tim sebenarnya tidak ada problem, tapi memang karena tren kami sedang menurun. Jadi saya pastikan tidak ada masalah di tim,” tutur mantan pemain Persis Solo ini.