Alexis Sanchez memutuskan kembali ke Italia pada musim panas ini. Ia bergabung Nerrazurri dengan status pinjaman selama satu musim penuh tanpa opsi penebusan.

Sebelum pindah ke Inter, Sanchez sudah tidak masuk dalam rencana pelatih Ole Gunnar Solskjaer di Old Trafford. Hal ini menyusul performanya yang tidak kunjung membaik selama satu setengah tahun membela Setan Merah.

Sanchez terlihat jarang bermain pada musim 2018/19 kemarin. Total ia hanya bermain sebanyak 27 kali di semua ajang kompetisi dan lebih sering dimainkan sebagai pemain pengganti.

Sanchez pun senang bisa bergabung dengan klub yang bermarkas di Giuseppe Meazza itu. Ia menargetkan untuk bisa meraih gelar selama memperkuat Inter.

“Inter adalah tim yang hebat. Ketika saya masih di Udinese, Nerazzurri memenangkan treble dan pada waktu itu bagi saya mereka adalah tim terbesar di Italia,” kata Sanchez kepada Sky Sport.

“Bermain melawan mereka sangat sulit. Saya sangat senang bisa kembali ke Serie A. Saya di sini untuk memenangkan sesuatu.”

Pemain asal Chile itu kemudian berbicara tentang rekan setimnya Romelu Lukaku, yang sebelumnya bermain bersama-sama di Manchester United. Lukaku ikut memainkan peran kunci dalam meyakinkan Sanchez datang ke Inter.

“Romelu adalah pemain yang sangat bagus. Dia adalah teman saya dan kami berbicara setiap hari,” kata Sanchez.

“Anda bisa melihat bahwa dia senang berada di Inter dan dia selalu ingin menang. Dia meyakinkan saya untuk datang ke Inter.”

Sanchez tidak menjalani karier yang bagus bersama Manchester United. Namun, pemain berusia 30 tahun itu mengaku tidak menyesal bergabung dengan Setan Merah.

“Itu bukan waktu yang tepat untuk pergi ke sana, tapi saya tidak menyesalinya,” lanjutnya.

“United fokus pada pemain muda, mereka ingin tumbuh dan kembali seperti era Sir Alex Ferguson.”