Pemain naturalisasi Malaysia, Mohamadou Sumareh, takjub dengan semangat juang yang dimiliki timnya saat mengalahkan Timnas Indonesia dengan skor 3-2 pada laga pembuka Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (5/9/2019).

Mohamadou Sumareh menjadi bintang dalam laga tersebut dengan sumbangan dua gol ke gawang Timnas Indonesia. Meski demikian, pemain berusia 24 tahun itu menilai gol yang dicetaknya tak terlepas dari peran semua pemain.
Pada laga tersebut, sejatinya Malaysia kebobolan lebih dulu pada menit ke-12 melalui gol Alberto Goncavles. Gol tersebut semakin membuat tim tamu tertekan.

Pelatih Tan Cheng Hoe kemudian memasukkan Mohamadou Sumareh untuk menggantikan Hadin Azman. Skema tersebut terbukti ampuh. Baru semenit di lapangan, Sumareh berhasil membobol gawang Timnas Indonesia kawalan Andritany Ardhiyasa.

Timnas Indonesia kembali unggul melalui gol Beto pada menit ke-39. Skor 2-1 untuk keunggulan tim tuan rumah bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Malaysia semakin mampu mengimbangi permainan Timnas Indonesia. Tim Harimau Malaya kemudian mencetak gol penyeimbang melalui aksi Syafiq Ahmad (66′). Malaysia kemudian memastikan kemenangan 3-2 setelah Sumareh kembali mencetak gol pada menit ke-90+7′.

“Kami memulai pertandingan dengan lambat pada babak pertama. Namun, pada babak kedua kami memberikan apapun yang kami miliki hingga akhirnya meraih kemenangan,” kata Sumareh usai pertandingan.

“Saya merasa berada di tempat dan waktu yang tepat ketika mencetak gol. Ini semua adalah berkat kerja keras kami sebagai sebuah tim. Saya sangat senang kami bisa pulang dengan tiga poin,” ujar Sumareh yang lahir di Fajara, Gambia.

Kemenangan atas Timnas Indonesia membuat Malaysia menjadi pemuncak klasemen Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan koleksi tiga poin. Pada laga selanjutnya, mereka akan menghadapi Uni Emirat Arab di Stadion Bukit Jalil (10/9/2019).

Kemenangan ini menjadi yang pertama diraih Timnas Malaysia atas Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Terakhir, Tim Harimau Malaya mampu mengalahkan Timnas Indonesia di SUGBK terjadi di Piala Tiger (cikal bakal Piala AFF) edisi 2004.

Ketika itu, Timnas Indonesia melawan Malaysia di babak semifinal. Tim Merah Putih kalah 1-2 dalam laga kandang, namun berhasil melaju ke final setelah menang 4-1 di Stadion Kuala Lumpur.