Mesut Ozil diminta berjuang lebih keras untuk membuktikan kualitasnya sebagai pemain Arsenal. Pemain dengan gaji paling tinggi dalam skuad The Gunners tidak seharusnya hanya duduk di bangku cadangan, bahkan terkadang tidak masuk dalam skuad.
Situasi Ozil ini menyulut komentar mantan bek Arsenal, Martin Keown. Tidak habis pikir, Keown benar-benar sulit memahami kesulitan Ozil. Dia cemas Ozil tidak benar-benar berusaha keras untuk membuktikan diri.
Ozil merupakan pemain dengan gaji paling tinggi di Arsenal – status ini saja sudah cukup merepotkan. Teranyar, Ozil menegaskan bahwa dia siap menghabiskan kontraknya sampai 2021 mendatang, bahkan jika harus terus menghangatkan bangku cadangan.

Keown menyesali perkataan Ozil yang seolah-olah pasrah dengan minimnya menit bermain di bawah Emery. Ozil seakan-akan merasa tidak bersalah, dia bermain buruk karena memang tidak mendapatkan kesempatan reguler.
“Saya bakal menyingsingkan lengan, bekerja keras, memberikan segalanya. Saya bakal berpikir kolektif dan membantu pemain lain di sekitar say. Saya tidak akan bicara tentang diri saya sendiri. Dia tampaknya berkata: ‘saya tidak bermain sekarang jadi jangan salahkan saya’,” lanjut Keown.
“Tidak, ini soal kolektif, Inilah langkah berikutnya untuk Ozil. Kesempatan itu ada. Saya tidak pernah mendengar dia berkata ingin bermain,” tandasnya.