Soccer Football - The Best FIFA Football Awards - Teatro alla Scala, Milan, Italy - September 23, 2019 FC Barcelona's Lionel Messi speaks after winning the Best FIFA Men's player award as FIFA President Gianni Infantino, presenter's Ilaria D’Amico and Ruud Gullit look on REUTERS/Flavio Lo Scalzo

Pemberian gelar Pemain Terbaik Dunia FIFA 2019 dituding penuh dengan kecurangan dan kontroversi. Apakah kemenangan Lionel Messi jadi tidak sah?

Messi menyabet gelar Pemain Terbaik Dunia 2019 dengan raihan 46 suara pemilih. Ia unggul atas Virgil van Dijk (38), Cristiano Ronaldo (36).

Media asal Italia, Tuttosport, menunjukkan berbagai hal yang ganjil pada pemilihan Pemain Tebaik FIFA 2019. Sejumlah suara yang masuk dinilai janggal dan tidak valid.

Kapten Nikaragua, Juan Barrera, mengaku jika dirinya tidak menggunakan hak pilihnya. Anehnya, nama dia tetap masuk dalam daftar pemilih, serta sudah mencoblos nama Lionel Messi.

Sementara itu pelatih Sudan, Zdravko Logarusic, memposting gambar kertas suaranya yang memilih nama Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Kylian Mbappe. Namun pada daftar yang dirilis FIFA, pilihannya berubah menjadi Messi, Virgil van Dijk, dan Mane.

Hal yang aneh juga dirasakan oleh federasi sepakbola Mesir (EFA). Mereka sampai mengirim surel ke FIFA untuk meminta penjelasan, kenapa nama Mo Salah yang ingin dipilihnya ‘menghilang’ secara misterius dari daftar.